Menilik Beberapa Hal Mengenai Ritual Berqurban untuk Menambah Pengetahuan Anda
Bisnis / September 4, 2017

Idul Adha sebentar lagi akan tiba dan disambut oleh umat Islam pada umumnya. Ketika hari tersebut, merupakan hari dimana puncak kegiatan agama yaitu menunaikan ibadah haji di tangan suci Mekah. Berbagai hal dijalankan oleh para jamaah agar mendapatkan haji dan hajah yang mabrur. Bagi masyarakat muslim yang tidak melaksanakan haji, euphoria Idul Adha sendiri dapat dirasakan dengan menyaksikan dan turut menikmati hewan kurban yang banyak diserahkan oleh para umat yang menjalankan perintah agama. Bagi yang ingin lebih jelasnya mengenai ritual berkurban tersebut ada beberapa hal yang bisa menjadi pengetahuan mengenai ritual yang satu ini seperti beberapa hal berikut.

  1. Hukum berkurban

Setiap hal ada hukumnya sendiri di dalam agama seperti juga hukum berkurban. Ritual tersebut merupakan bukan hanya ritual yang tidak mempunyai hukum tetapi tentu saja mempunyai hukum sendiri di dalam Islam. Dimana dasar hukum mengenai berkurban dalam Islam ketika Idul Adha ini adalah sunnah dan tidak wajib. Dimana artinya tidak akan mendapatkan dosa apabila tidak dilakukan tetapi ketika dilakukan justru akan lebih baik karena mendapatkan pahala. Untuk lebih jelasnya mengenai hukum berkurban ini Anda bisa untuk membuka link berikut sebagai tambahan pengetahuan https://www.globalqurban.com/id/news/article/hukum-qurban-di-mata-allah-swt mengenai dasar hukum yang pasti mengenai berkurban waktu Idul Adha.

  1. Latar belakang cerita

Latar belakang cerita mengenai ritual berkurban ketika Idul Adha tersebut juga sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Ritual berkurban dapat dicontoh dari kedua nabi yang harus diketahui dalam Islam yaitu Nabi Ibrahim dan juga Nabi Ismail. Dikisahkan kedua nabi tersebut merupakan ayah dan anak yang selalu patuh akan perintah Allah dan menuruti apa saja perintahnya tanpa keraguan. Sehingga ketika ada perintah untuk mengorbankan anaknya sendiri, Ibrahim tetap patuh dan ketika waktunya Allah menyelamatkan Ismail.

  1. Makna berkurban ketika Idul Adha

Cerita diatas tentu saja memberikan makna yang bisa diambil oleh umat sekarang ini. Terlebih banyak masyarakat yang sibuk bekerja, mencari uang, dan penghasilan yang cukup tetapi justru tidak mau untuk berkurban dan bersedekah. Cerita Nabi Ibrahim dan Ismail bisa dicontoh untuk mendapatkan keikhlasan untuk selalu menuruti perintah Allah dan juga rela berkurban. Apalagi cuma harta yang tidak dibawa mati nantinya.

  1. Hewan kurban

Berkurban menandakan umat yang menuruti perintah Allah dan merupakan salah satu hal yang bisa digunakan untuk dapat bersedekah. Hewan yang disembelih dan dikurbankan tersebut menandakan pengorbanan masyarakat mengurangi harta yang dipunyai dan bisa untuk bersedekah kepada sesamanya. Karena nantinya hewan kurban tersebut juga akan dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk dinikmati sesama. Hewan kurban yang dipilih bisa beberapa jenisnya yang telah diatur oleh Islam dari jenisnya, kesehatannya, umur, dan juga banyak syarat lainnya.