ILMUAN EDISON
Bisnis / December 4, 2017

BACA JUGA : Jual Lampion Terbang

Pada tahun 1870-an, beberapa penemu sudah mulai menemukan cara untuk menghasilkan cahaya listrik. Edison menghadiri Pameran Seratus Tahun di Philadelphia pada tahun 1876 untuk memeriksa pameran lampu busur yang ditampilkan oleh penemu Moses Farmer. Dia mempelajarinya dengan saksama dan merasa yakin bahwa dia bisa membuat sesuatu yang lebih baik. Tujuan Edison adalah menciptakan bola lampu pijar, yang lebih lembut dan kurang mencolok daripada pencahayaan busur.

Edison dan asistennya bereksperimen dengan bahan yang berbeda untuk filamen di bola lampu. Bahan ideal akan tahan panas tinggi dan terus menyala lebih lama dari beberapa menit (waktu terlama yang mereka amati sampai saat itu).

Pada tanggal 21 Oktober 1879, tim Edison menemukan bahwa benang jahit katun berkarbonisasi melebihi harapan mereka, tetap menyala selama hampir 15 jam. Kini mereka memulai usaha menyempurnakan cahaya dan memproduksinya secara massal.

Proyek ini sangat besar dan akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikannya. Selain fine-tuning bohlam, Edison juga perlu mempertimbangkan bagaimana menyediakan listrik dalam skala besar. Dia dan timnya perlu memproduksi kabel, soket, sakelar, sumber listrik, dan keseluruhan infrastruktur untuk memberikan daya. Sumber daya Edison adalah dinamo raksasa – sebuah generator yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.

Edison memutuskan bahwa tempat yang ideal untuk memulai debut sistem barunya akan berada di pusat kota Manhattan, namun ia membutuhkan dukungan finansial untuk proyek besar tersebut. Untuk memenangkan investor, Edison memberi mereka demonstrasi lampu listrik di laboratorium Menlo Park-nya di Malam Tahun Baru, 1879. Pengunjung terpesona oleh tontonan tersebut dan Edison menerima uang yang dibutuhkannya untuk memasang listrik ke sebagian pusat kota Manhattan.

Setelah lebih dari dua tahun, instalasi kompleks akhirnya selesai. Pada tanggal 4 September 1882, Edison’s Pearl Street Station mengirimkan kekuasaan ke bagian satu mil persegi Manhattan. Meskipun usaha Edison sukses, akan terjadi dua tahun sebelum stasiun tersebut benar-benar menghasilkan keuntungan. Lambat laun, semakin banyak pelanggan berlangganan layanan.

BACA JUGA : Lampion Jakarta